Kamis, 26 Mei 2016

Harga Yang Tidak Wajar

Dalam aktivitas keseharian, kita akan bersinggungan dengan banyak hal. Salah satunya mungkin adalah berbelanja. Dan berbicara tentang belanja, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya beserta tamu selalu melakukannya dalam keseharian saat mampir membeli BBM, ataupun membeli kebutuhan armada mobil. Terkadang Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya pun menggunakan jasa bengkel di saat-saat tertentu dimana ada hal yang tidak bisa ditangani sendiri.

Sebagai sebuah bisnis dan mempunyai sistem kerja terukur, Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya pun menerapkan apa yang dilakukan oleh perusahaan lain demi kelanjutan operasional. Yakni mengharuskan adanya nota atau struk saat membeli sesuatu atau menggunakan jasa suatu instansi serta bengkel. Ini tentunya dimaksudkan untuk memeriksa pengeluaran dan rata-rata biaya operasional yang dikeluarkan perbulan atau pertahunnya. Dan dari sana mungkin akan ketahuan jika ada yang curang. Kecurangan ini bukan hanya dari pihak penjual, tetapi bisa juga karena kongkalingkong dengan pihak pembeli, dalam hal ini adalah sopir.

Harga yang tertera pada sebuah argo taksi.

Terkait dengan harga dan nota, mungkin kita pernah mendengar adanya penjual yang sengaja 'menggetok' atau ada yang mengistilahkan sebagai 'ngemplang'. Artinya adalah mematok harga yang lebih mahal secara tiba-tiba saat ada 'orang asing' membeli atau menggunakan jasanya. 'Orang asing' ini mungkin bukan pelanggan dari usaha tersebut; bisa jadi hanya 'orang lewat' yang mungkin akan pasrah saat melihat tagihan yang dipatok karena tak tahu-menahu akan standar harga yang diberlakukan oleh penjual tersebut. Salah satu contoh ditunjukkan oleh referensi Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya pada tautan berikut: http://www.bakul.my.id/2016/02/sadis-makan-ikan-pria-dapat-tagihan.html. Artikel berita tersebut menyebutkan seorang pria yang menyantap di sebuah restoran. Meski mengejutkan, tapi ada juga yang maklum karena ikan tersebut termasuk ikan langka dan bisa dikatakan sebagai 'fosil hidup'. Tentunya kita juga tak akan lupa pada berita kasus makan ikan mahal di Pantai Anyer yang pernah membuat heboh netizen dan sosial media.

Mencari gerai yang mempunyai daftar harga seperti ini mungkin akan menghindarkan kita
dari kecurangan. sumber: commons.wikimedia.org/Vmenkov

Sebuah berita lama juga menjadi perhatian Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya seperti tautan berikut ini: http://www.merdeka.com/dunia/waspada-toko-ini-perlu-dihindari-saat-belanja-di-singapura.html. Ketika penjual nakal tersebut mendapat peluang, maka dia akan melancarkan aksinya. Dan aksi tersebut bukan tidak mungkin hanya merugikan satu orang korban saja yakni pembeli, tetapi sudah bisa meruntuhkan imej positif dari toko lain yang bersebelahan bahkan merusak citra daerah tersebut. Contoh lainnya adalah kelakuan agen 'money changer' atau jasa penukaran uang asing. Video ini berasal dari rekaman tayangan dokumenter yang merupakan kisah nyata:



Seperti barisan toko curang tadi bisa merusak citra pariwisata Singapura, kelakuan pelaku dalam video ini juga rentan menghancurkan pariwisata Bali. Minimal menghancurkan usaha money changer yang jujur.

Terkait dengan keseharian operasional Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat yang terkadang berurusan dengan bengkel dan perbaikan, ternyata ada pula kejadian seperti berikut ini: http://www.otosia.com/berita/bengkel-di-pasar-minggu-ini-jadi-bahan-gunjingan-kenapa.html. Bagaimana sebuah bengkel menerapkan hal yang tidak terpuji pada pembelinya. Tapi Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya sendiri pernah menjumpai bengkel yang bahkan mengganti komponen pada sebuah kendaraan dengan komponen lain yang harga dan kualitasnya berada di bawahnya. Tentu saja hal ini sangat merugikan konsumen, karena kualitas bahan sebuah komponen akan berimbas pada operasional kerja secara keseluruhan.
Semoga kita tak akan lupa mencari tahu atau bertanya di awal akan barang, makanan dan jasa yang telah kita pilih untuk dibeli jika memasuki sebuah gerai, demi kenyamanan yang akan didapatkan kemudian.

Sabtu, 26 Maret 2016

Bahaya dari Arah Depan

Pada umumnya, orang berkendara selalu melaju ke arah depan. Dan hanya sekali waktu saja berjalan mundur, yang kebanyakan hanya untuk parkir. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya pun nampaknya demikian.

Para pemotor pun selayaknya memakai helm di setiap saat mereka berkendara, karena datangnya bahaya tak hanya dari segi kemungkinan terjungkal atau kepala terbentur sesuatu; tapi terkadang dalam keseharian beberapa sopir Sewa Mobil Pregio di Surabaya juga pernah mengalami serangga yang menyasar pada mata atau terbentur kaca saat berkendara ke kantor. Helm ini agaknya lebih aman ketimbang kacamata, karena ranting yang jatuh dari sebuah pohon pun bisa melukai wajah.

Terbentur sesuatu dari arah depan memang besar kemungkinannya bisa terjadi.
sumber foto: commons.wikimedia.org/Nard Louws

Terkadang, hal-hal yang tidak diperkirakan pun bisa melayang karena tekanan. Seperti yang bisa dilihat pada referensi Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya berikut: http://www.otosia.com/berita/awas-plat-nomor-maut.html. Ada kalanya kita melihat sebuah plat nomor yang bertengger miring dengan mur-baut hanya satu terpasang dengan baik dari yang umumnya harus sepasang. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin mur-baut yang hanya satu ini ikut terlepas juga karena getarannya. Berkait dengan video yang sempat menjadi sumber berita tersebut, plat nomor itu terpental dan 'terbang' (karena berupa lempengan) kemudian menancap ke sisi depan motor orang lain. Bayangkan jika plat nomor itu terbang lebih jauh dan mengenai wajah pengendara motor tadi (apalagi bila didapati tidak mengenakan helm.

Karena kita melaju ke arah depan, maka jika ada sesuatu datang dari arah depan terkadang kita pun tak sempat menghindar dan cenderung 'menyongsong' sesuatu tersebut. Sebagai contoh kalau ada barang yang terjatuh dari truk atau kontainer. Seperti berita berikut: http://www.otosia.com/berita/truk-ini-hampir-terbelah-gergaji-raksasa-nyasar.html. Padahal ada barang bawaan dari pengendara lain yang bisa membahayakan penumpang di belakangnya. Kita sering melihat ada truk/pickup berisi material untuk membangun rumah. Hal ini cukup merata terlihat di hampir semua wilayah, termasuk di dekat markas Sewa Mobil Avanza di Surabaya.

Ngeri juga kalau semisal mendapat 'kado' seperti ini.
Apalagi kendaraan tanpa moncong di depan. Sumber: otosia.com

Tak hanya barang, karena hewan pun bisa melompat dari truk pembawanya. Seperti referensi Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya berikut: http://www.news.com.au/technology/science/pig-leaps-from-moving-truck-in-south-america-avoiding-the-slaughterhouse/story-fnjwkt0b-1226953902202. Sangat mungkin hal ini membahayakan pengendara sekitarnya (terutama jika melaju dengan kecepatan tinggi).

Karena penyebab kecelakaan ini ada banyak, maka seyogyanya kita bisa menjaga jarak aman dengan kendaraan kita, atau minimal mengembangkan refleks sehingga menghindari kerugian yang lebih besar. Rental Mobil Innova di Surabaya pun berusaha membuat semua armadanya layak jalan dengan lebih baik dengan perawatan yang cermat, sehingga tidak mengakibatkan celaka bagi pengendaranya; serta membuat tamu selamat tiba di tujuannya.

Sabtu, 23 Januari 2016

Sirkuit, Pebalap dan Pengendara (3-habis)

Bicara tentang ajang balap khususnya motor, tentunya tak akan lengkap tanpa membicarakan ajang balap profesional. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya masih menyimpan memori tentang apa yang diinginkan oleh insan pebalap Indonesia: http://www.merdeka.com/otomotif/pemerintah-diharapkan-peduli-soal-sirkuit-indonesia.html.  Berita ter-update kemudian malah Indonesia bersiap untuk menyongsong diselenggarakan ajang bergengsi MotoGPnya: http://marketeers.com/article/presiden-ajak-kerja-cepat-jelang-moto-gp-dan-asian-games.html, yang merupakan MotoGP pertama sejak digeber terakhir pada tahun 90-an. Besar kemungkinan cabang olahraga ini akan juga sangat berkembang di negeri ini seperti halnya sepakbola yang telah meraksasa. Tidak lain adalah semangat para penggiatnya yang tak bisa dianggap remeh. Jika telah berkembang besar, bukan tidak mungkin ada sektor lain yang terkerek. Seperti perekonomian masyarakat pecinta otomotif yang bisa membuka jasa perbengkelan atau gerai suku cadang yang terkait dengan ajang balap tersebut, karena pernik otomotif untuk jalan raya dan balapan berbeda.


Ilustrasi: pengetahuan dan teknologi bahan bakar efisien dibanding laju berkembang pesat di bidang balap.
Image: commons.wikimedia.org/Yarl/787B/My Monster Garage

Dan bicara tentang olahraga apapun tentunya tak lepas dari yang namanya perjudian dan sudah barang tentu dilarang di negara kita. Sewa Mobil di Surabaya dan kita semua mungkin ingat dengan sistem undian SDSB. Memang penarikan kupon undian tersebut mampu menarik dana dalam jumlah besar, tapi korbannya adalah rakyat yang suka bermimpi mendapatkan kekayaan dalam sekejap; bukan untuk memberi pembelajaran bagaimana bekerja keras untuk memperoleh kemakmurannya sendiri. Tapi seringnya hal ini dilakukan sembunyi-sembunyi dan hanya kalangan tertentu saja yang tahu kehadirannya. Karena itu Rental Mobil di Surabaya merasa heran atas pernyataan pada berita berikut: http://sports.okezone.com/read/2015/11/19/38/1252381/sentul-berubah-jadi-sirkuit-jalan-raya. Sirkuitnya oke, tapi soal adanya kasino; apakah tidak malah mengundang massa hadir untuk berbuat ricuh. Karena kata 'kasino' ini identik dengan perjudian, yang bagi sebagian besar masyarakat punya dampak tak jauh berbeda dengan alkohol yang dibatasi peredarannya.

Trek di Sirkuit Sentul, Indonesia. Image: commons.wikimedia.org/Ronny Astrada

Berkaitan dengan jalan raya sebagai sirkuit, kemungkinan hanya segelintir dari banyak jalanan di Indonesia yang pantas digunakan untuk ajang adu kecepatan ini. Karena banyaknya jalan yang ditemui tidak mulus, sepanjang Rental Mobil Pregio di Surabaya berkeliling antar kota dan dalam kota. Hal ini tentu sangat membahayakan calon pebalap yang menggunakan sirkuit jalanan. Bahkan jalan yang ditambal berkali-kali pun berbahaya untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Masih terkait soal balapan, kota tempat markas Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya pernah menjadi magnet untuk ajang balap saat adanya sirkuit Kenjeran, yang sempat disesalkan berbagai pihak karena sirkuit tersebut ditutup: https://www.semisena.com/7496/sirkuit-kenjeran-park-surabaya-resmi-ditutup-6-juni.html.
Tapi rasanya berbagai kekecewaan tentang penutupan sirkuit tersebut hanya sementara, karena berdasar referensi Rental Mobil Innova di Surabaya berikut: http://warungasep.net/2015/07/12/wow-calon-sirkuit-pengganti-sirkuit-kenjeran-ini-keren-banget-sob/, Surabaya bakal punya pengganti sirkuit yang lebih permanen dan tanpa adanya polemik soal pemilik tanahnya. Jika hal ini terealisasi, Surabaya akan kembali mempunyai wadah untuk mereka yang suka ngebut dan mereka yang suka menonton atraksi tersebut.

Tentunya gairah untuk berpacu di sirkuit ini juga harus berlanjut terus karena fasilitasnya telah dibangun. Jangan sampai seperti lapangan olahraga yang kini mangkrak seperti lapangan hoki depan RSUD Dr Soetomo Surabaya; atau yang lebih parah, para pebalap tersebut malah turun ke jalan lagi dan tidak memanfaatkan fasilitas yang ada karena manajemen yang buruk. Hal ini juga sempat diderita oleh pengelola sirkuit Sentul saat sepi balapan, dimana kemudian menjadi tak layak pakai lagi untuk arena balap. Mirip rumah yang lama tak ditempati atau komputer yang lama tak digunakan. Kebetulan Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya tergolong laris sehingga keadaan jajaran armadanya bisa lebih sering terpantau. Bukankah begitu?

Semoga ke depan, semuanya akan semakin membaik dan pengguna jalan umumnya serta Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya akan semakin jarang melihat orang-orang di sekitar kota ini main kebut-kebutan di jalan raya. Melakukan semuanya secara pas di tempat dan waktunya, dan semakin mengurangi keresahan banyak orang.

Kamis, 21 Januari 2016

Sirkuit, Pebalap dan Pengendara (2)

Ada banyak agenda balap profesional di sekitar kita yang mungkin terlepas dari banyak orang yang lebih suka menonton sepakbola, tapi bagaimana tentang balap liar? Tampaknya agenda ini tersebar 'untuk kalangan sendiri'.

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya menemukan fakta bahwa seperti seorang atlet profesional lainnya, seorang pebalap juga harus menjaga fisik dan staminanya supaya bisa tampil maksimal karena pendapatan mereka tentunya sangat-sangat mencukupi untuk menghadirkan performa yang bagus bagi pemirsanya. Bagaimana dengan balapan liar? Tampaknya mereka mempunyai 'pangsa pasarnya' sendiri terkait dengan berbagai resiko yang harus dihadapi saat menontonnya.

Seorang pebalap melaju dengan motornya. image: commons.wikimedia.org/Paul Friel

Padahal telah banyak yang dilakukan untuk mengurangi atraksi jalanan yang berbahaya ini. Di banyak jalan di berbagai tempat malah diberi polisi tidur atau pita penggaduh, seperti yang dijumpai oleh Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya pada frontage road Ahmad Yani. Tapi banyak yang masih menggunakan jalanan lurus sebagai trek untuk ngebut. Khususnya di malam hari kala jalanan telah sepi.

Mengapa kegilaan para pebalap di jalan raya ini tak terbendung rasanya bukan disebabkan oleh faktor hobi saja. Rental Sewa Mobil Surabaya menemukan satu referensi menarik terkait hal ini: http://otomotif.kompas.com/read/2016/01/13/092100415/Setengah.Jam.Pebalap.Liar.Bisa.Raup.Rp.50.Juta.
Jika balap motor liar ada kaitannya dengan judi, maka semua bisa dipahami. Karena mereka melakukan itu untuk nafkah dan hobinya. Meski bisa dipahami, tapi hal ini tentunya bukan untuk dimaklumi dan harus diberantas supaya tidak meresahkan masyarakat sekitarnya. Terutama soal polusi suara yang ditimbulkan dan jika ada masalah lain yang merupakan imbas serta akibat dari balap liar tersebut.

Soal sanksi, pihak berwenang juga siap mengganjar pelaku dengan hukum bui karena ada aturannya, dan ada yang menerima ganjaran selama setahun penjara dari kabar yang didapatkan saat Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya saat berselancar online. Tapi, kabar terakhir yang terjadi malah berbeda dan bertolak-belakang; yakni pihak yang berwenang menindak ini akan memberi arena untuk mengembangkan 'bakat' balapnya: http://www.otomania.com/read/2016/01/12/132000330/Polisi.Bakal.Resmikan.Balapan.Liar.

Mungkin memang agak kerepotan untuk menertibkan balap liar yang militan. jadi, pihak berwenang akhirnya mengambil langkah supaya mengarahkan para pebalap liar ini ke tempat semestinya yang mungkin akan mengembangkan minat dan hobi mereka. Agaknya mirip dengan 'seniman jalanan' yang lebih berguna untuk mempercantik kota dengan gambar grafitinya ketimbang suka vandalisme tak jelas di tembok-tembok kota.
Bagaimanapun, hal mengarahkan ini dirasa oleh Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya adalah sesuatu yang baru meski dalam penerapan di lain sektor telah lama diterapkan. Sektor lain ini misalnya pemberdayaan para napi dalam tembok penjara. Selama ini para napi yang menjalani masa tahanan memang mendapat keterampilan demi ke depannya saat berbaur menjalani kehidupan normal dengan masyarakat.

Masih pada website yang sama, sebuah rencana diambil untuk memfasilitasi 'balap liar' yakni dengan membuat sirkuit jalanan: http://www.otomania.com/read/2016/01/12/163000330/Atur.Balap.Liar.Tiap.Kota.Bakal.Ada.Sirkuit. Entah, apakah ide ini memang untuk membangkitkan semangat balapan yang sebelumnya sempat disesalkan oleh seorang petinggi Repsol Honda: “Kami ke Indonesia bersama dua pembalap kami (Marquez dan Pedrosa), dan gairah yang mereka punya untuk MotoGP sangat sulit dipercaya. Mereka memperlakukan pembalap seperti bintang rock. Sangat disayangkan di sana tidak ada balapan,” kata Livio Suppo, Manajer Repsol Honda, dilansir Crash, Kamis (20/11/2014). Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya mengutipnya dari laman berita ini: http://sports.okezone.com/read/2014/11/20/38/1068082/di-indonesia-pembalap-motogp-diperlakukan-bak-rockstar.
Tentunya yang dimaksud adalah balapan pro sekelas MotoGP karena jika levelnya bawah hingga sedang, tentunya tak pernah absen event di berbagai daerah di Indonesia. lagipula jika ada penduduk sebesar Indonesia, mestinya harus ada bibit untuk ke arah sana.

Kejuaraan motocross di Malang. image: youtube.com/bimbim benkbenk
Semoga, sekarang inilah saat yang pas menggembleng mereka yang ber-passion di balapan ini tapi terkendala miskinnya fasilitas yang disediakan untuk mereka supaya mengurangi keliaran mereka di jalanan.

Sabtu, 16 Januari 2016

Sirkuit, Pebalap dan Pengendara (1)

Seorang pebalap senior luar negeri pernah berujar bahwa pebalap serius tidak menggunakan jalan raya (umumnya) sebagai arena balapan. Sebuah kalimat yang pas dan logis tanpa sesat pikir.
Mengapa demikian, karena soal balapan ini identik dengan performa tinggi. Sedangkan jalan raya umumnya adalah merupakan infrastruktur transportasi, bukan perlintasan yang memang bukan dibuat untuk adu kecepatan.

Salah satu balapan di Sirkuit Hongaroring, Hungaria. Image: commons.wikimedia.org/Mejdrzer

Di sirkuit yang memang dikhususkan untuk adu balap, pengamanan untuk semua orang lebih diperhatikan. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat, dari sisi penonton saja ada pengaman berupa pagar hampir sepanjang track yang dikelilingi penonton, lautan pasir, tumpukan ban bekas, kemiringan jalan pada tikungan dan lain sebagainya. Sedangkan di jalan raya dimana Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya biasa mengaspal dalam kesehariannya tak mempunyai kelengkapan macam itu. Kebanyakan di pinggirnya malah berupa bangunan mall, toko, rumah atau perkantoran atau pepohonan; dan sebagian besar di sisinya digunakan untuk trotoar para pejalan kaki. Karena itu kita bisa melihat banyaknya manusia yang berlalu-lalang (bahkan juga hewan) di jalan raya sebagai bagian dari pengguna jalan.

Dari sisi pebalap sendiri, keamanan ini juga ditunjukkan oleh keharusan menggunakan helm berstandar tinggi dengan tingkat penglihatan yang cerah, jaket yang tebal dengan pelindung yang baik di sekujur tubuh terlebih pada siku, betis dan lutut, sepatu yang baik, sarung tangan dan lainnya. Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya mendapatkan referensi bagus tentang pelindung bagi pengguna motor. Bahkan jika dia adalah pebalap profesional, standarnya pasti lebih tinggi dari video berikut:



Sedangkan pebalap liar terkadang malah mengabaikan keselamatan jika melihat minimnya perlengkapan yang dikenakannya.

Seorang pebalap pro adalah seorang atlet yang memang 'bekerja' dan mengejar prestasi demi kemenangan timnya. Adanya sponsor besar yang mendukung event profesional tersebut mungkin bisa menjadi penopang keberlangsungan balapan serius ini, sama seperti seorang atlet sepakbola atau bulutangkis misalnya. Tapi dalam arena balap ini bukan hanya soal manusia saja, di dalamnya ada perangkat keras lain yakni sebuah kendaraan yang telah berbalut teknologi terbaru. Adanya faktor mesin dan lainnya ini yang membuat sebuah member tim perlu bekerja sama dengan baik untuk menghasilkan kemenangan, karena faktor keamanan dan keselamatan tadi.

Kembali ke faktor jalan raya. Selama ini Rental Mobil Innova di Surabaya juga kerap menemui balap liar yang diadakan di jalanan Surabaya, terutama kelas sepeda motor. Tentu saja demikian karena banyak yang mengatakan bahwa sepeda motor mempunyai fleksibilitas dan cukup terjangkau bagi kebanyakan orang. Penjual komponen suku cadangnya pun bertebaran di semua penjuru kota dengan variasi harga yang lebar. Tetapi di antara semuanya, ternyata masih ditemui balapan yang memang berizin dan ditujukan sebagai penyaluran mereka yang hobi menggeber kendaraan di jalan raya.

Sewa Mobil Surabaya menemukan satu referensi bagus tentang adanya sirkuit dadakan yang sengaja dibuat demi sebuah event balap motor: http://balapmotor.net/modif/perbandingan-sirkuit-dadakan-balap-motor-indonesia-vs-malaysia-bag-1 dan kelanjutannya: http://balapmotor.net/modif/perbandingan-sirkuit-dadakan-balap-motor-indonesia-vs-malaysia-bag-2.
Sekedar membandingkan tentu membuat sebagian orang bertanya-tanya tentang realitasnya di lapangan. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya mengambil referensi lain tentang adanya balapan yang diadakan di jalan: http://otomotif.indosport.com/20151223/5-lokasi-sirkuit-dadakan-di-jawa-barat; sebagian di antara sirkuit ini adalah dekat pusat kota dan pemerintahan ketimbang di pinggir kota. Tapi jika kita berpikir kegiatan ini akan mengganggu kinerja para pejabat, mungkin tidak juga. Karena jam kerja pegawai pemerintahan itu tidak sama dengan para pekerja kantoran umumnya. Lagipula, waktunya pun bisa diatur sehingga pengemudi rental mobil macam Sewa Mobil Avanza di Surabaya yang merupakan pengguna jalan; jika hal ini juga diselenggarakan di kota-kota di Jawa Timur atau (khususnya) Surabaya.

Jumat, 20 November 2015

Bagaimana Cara Menyalip Kendaraan Lain?

Menyalip adalah sesuatu yang lazim dan diperbolehkan dalam berkendara untuk melampaui kecepatan mobil lain yang lebih lambat. Menyalip juga harus menimbang kondisi sekeliling supaya lebih aman bagi diri kita sendiri maupun kendaraan di belakang kita.

Menyalip kendaraan lain. Di luar dengan dengan sistem jalur kanan, menyalipnya di sebelah kiri kendaraan.
 Image: © BrokenSphere / Wikimedia Commons.


Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya menemukan, banyak orang juga menggunakan bahu jalan untuk menyalip. Padahal itu dilarang secara hukum khususnya jika kita mengacu Pasal 35 ayat (1) PP no 34 Tahun 2006 tentang Jalan pada bagian penjelasan:
"Badan jalan meliputi jalur lalu lintas, dengan atau tanpa jalur pemisah, dan bahu jalan. Pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan adalah penggunaan badan jalan untuk melayani kecepatan lalu lintas sesuai dengan yang direncanakan, antara lain penggunaan bahu jalan untuk berhenti bagi kendaraan dalam keadaan darurat agar tidak mengganggu arus lalu lintas yang melewati perkerasan jalan."
Untuk lebih jelasnya tentang bahu jalan ini mungkin bisa menyimak artikel referensi Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya pada tautan: http://jasasewamobil-surabaya.blogspot.com/2014/10/tentang-bahu-jalan.html.

Jika kita melihat fungsi bahu jalan tersebut memang khusus digunakan untuk keadaan darurat dan untuk pemberhentian saja. Jadi bila seseorang berniat berkendara di bahu jalan saja sudah menyalahi aturan, apalagi untuk menyalip dimana kecepatan sebuah kendaraan bisa lebih tinggi dari rata-rata. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya menemukan satu video youtube yang memperlihatkan bagaimana menyalip kendaraan lain saat melalui bahu jalan adalah sangat mengerikan:



karena terkadang bahu jalan tersebut malah digunakan untuk mundur guna mencapai pos terdekat atau kendaraan yang 'ngeban'.

Sistem jalan di Indonesia secara umum menggunakan jalur kiri seperti juga di beberapa negara lain yang merupakan persemakmuran Inggris. Karena itu, menyalip di Indonesia secara umum diberlakukan lewat sebelah kanan kendaraan di depannya. Meski terkadang kita bisa melihat situasi dan kondisi sekeliling seperti saat Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya berkendara di jalan tol, ketika kita mendapati truk yang berjalan lebih pelan dengan beban yang lebih berat malah berada di sebelah kanan jalan. Banyak sopir di negeri ini yang lebih memperhatikan sisi kanan mereka dimana banyak orang menyalip dari arah ini. Mungkin hal tersebutlah yang mengakibatkan terjadinya peristiwa yang memiriskan hati Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya—mungkin juga kita semua ini: http://www.merdeka.com/tag/k/kecelakaan-motor/mau-nyalip-pak-guru-tewas-terlindas-truk-di-jalur-jepara-kudus.html,
karena pak guru tersebut menyalip dari sebelah kiri, dan terjatuh karena oleng. Jika kita melihat posisinya... pak guru tersebut sudah salah prosedur dalam menyalip. Biasanya saat menghindari kendaraan dari arah berlawanan di jalur kanan, seorang sopir akan berusaha mengarahkan setir kendaraannya ke kiri. Sungguh sial jika pak guru tersebut tak membaca 'sinyal'...

Dalam banyak jalan yang berisi jalur ganda, kewaspadaan malah harus lebih ditingkatkan saat melakukan penyalipan kendaraan di depan kita karena beresiko tertabrak kendaraan yang melaju berlawanan dengan arah kita. Spion pun berfungsi penting untuk melihat arah belakang, jangan-jangan ada kendaraan dengan kecepatan konstan yang mendekat. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya terkadang masih mendapati sebuah mobil berniat berbelok tanpa menyalakan lampu sein. Dan banyak orang pula yang menganggap bahwa jika kita berbelok ke arah kiri tak perlu menyalakan lampu sein. Hal inilah yang membuat adanya miskomunikasi antara para pengendara yang semestinya bisa dihindari.

Senin, 28 September 2015

Tentang Kaca Mobil

Benz Velo (1894), salah satu tipe di awal-awal perkembangan mobil.
image: softeis/commons.wikimedia.org

Kaca mobil. Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya berpendapat bahwa akan terasa aneh jika sebuah kendaraan bernama mobil hadir tanpa benda transparan ini di zaman sekarang. Meski bila kita melihat ke belakang dan mengetahui sejarah mobil di masa lalu, bentuk mobil di awal-awal dan cikal bakal otomotif dimana orang mulai merancang permobilan adalah tanpa adanya kaca mobil. Tak hanya kaca mobil saja yang belum ada, tetapi sekalian atapnya :)

Tapi hal tersebut bukannya tak masuk logika. Saat mesin otomotif masih dalam bentuk pertamanya, lajunya juga tak secepat sekarang. Lagipula, kemungkinan peletakan kaca mobil di depan atau dimanapun bisa mengganggu sistem mobil secara keseluruhan karena letak mesin mobil beserta kemudinya berada di depan. Waktu itu mobil masih dalam tahap pengembangan secara fungsi, bukan pengembangan secara desain yang mempertimbangkan satu bentuk yang estetis pada bidang mekanis. Tapi jika kita semua melihat, ilmu desain (yang diterapkan ke otomotif) saat itu belum terlalu berkembang, dan masih banyak yang dikerjakan tanpa bantuan mesin atau manual.

Beruntunglah Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya kini dimana teknologi sedang moncer dan berada pada titik tertingginya untuk diulas dan diulik lebih dalam. Ilmu desain pun telah berkembang pesat dengan rancang bangun yang elegan pun bisa kita nikmati. Dan dalam setiap desain mobil yang ada sekarang kita mendapati adanya kaca mobil ini beserta teknologinya: wiper sebagai pembersih/penyeka hujan, serta power window untuk buka-tutup kaca secara otomatis. Adanya teknologi kaca film pun menghindarkan kita dari sinar matahari yang bisa memanggang interior mobil.

Meski tampil minimalis, sebuah kaca mobil tetaplah penting untuk mobil masa kini.
image: Craig Howell/commons.wikimedia.org

Kaca mobil melindungi penumpangnya dari terpaan angin kencang. Kehadiran kaca film tersebut bisa juga melindungi privasi penumpang di dalam mobil dari luar oleh sifat peredam cahayanya; meskipun kita juga mengetahui kelemahannya saat mobil berkaca film tersebut berada di tangan orang jahat :)
Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya menemukan artikel menarik dari salah-satu media online: http://tips.autobild.co.id/read/2014/10/20/11652/51/15/Berbagai-Penyebab-Kaca-Mobil-Bisa-Pecah. Di dalamnya dijelaskan bahwa pada kesempatan tertentu kaca mobil pun bisa pecah dan harus diganti. Meski kita tahu ada mobil cabriolet/convertible dengan sedikit bagian kaca yang tampak. Rasanya kaca mobil convertible yang masuk bagasi pun bisa pecah juga... ^_^

Tapi, di satu sisi ada teknologi lain yang masih terkait kaca film dari beberapa produsen. Kaca film ini ada yang mampu melindungi hingga anti pecah bila terkena pukulan perampok yang ingin menghajar mobil kita demi menggasak barang di dalamnya atau melarikan mobil tersebut. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya juga melihat kemungkinan lain saat melaju di sekitar rerimbunan pada jalan-jalan kota: pohon tumbang. Kaca film inilah yang merekatkan pecahannya sehingga tak melukai kita. Tapi bagaimanapun canggihnya kaca film tersebut, kaca mobil masih diperlukan sebagai 'kerangka' atau sandaran bagi kaca film tersebut untuk tegak berdiri.